Perubahan Warna pada Windows
Cukup banyak pertanyaan terlontar di forum MWI tentang perubahan warna yang terjadi ketika MacBook / MacBook Pro menjalankan sistem operasi lain seperti Windows secara native via Boot Camp atau lainnya.
Artikel ini akan menjelaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi beserta solusi mengatasinya, mengingat faktor warna merupakan salah satu keunggulan dari Apple Mac OS X yang cukup membuat para desainer grafis beralih menggunakan Mac.
Anda yang pernah menjalankan Windows secara native di Mac pastilah mengalami keanehan warna, dimana tampilan Windows dan warna abu-abu pada umumnya tampak lebih kebiruan dibandingkan warna seharusnya. Perubahan warna ini akan terasa mengganggu terutama bagi Anda yang bekerja di bidang grafis dan percetakan.
Meskipun Anda dapat mengakalinya dengan mengubah tone warna secara software, namun kasus ini merupakan kasus hardware pada LCD yang tak mampu menampilkan warna sesungguhnya.
Mengapa hal tersebut bisa terjadi?
Pada MacBook dan MacBook Pro, Apple Inc. menggunakan LCD 18-bit. Seharusnya LCD yang dipergunakan adalah 24-bit sebagaimana para produsen notebook kelas atas lainnya gunakan. Namun sepertinya ini merupakan masalah strategi bisnis dan marketing. Apple hanya memasok LCD 24-bit pada lini produk Cinema Display-nya.
Dalam jumlah 18-bit tersebut, masing-masing channel warna primer Red, Blue, dan Green (RGB) terdiri dari 6-bit. Sehingga apa yang tampak ketika kita menjalankan Windows adalah warna yang sanggup ditampilkan hardware tanpa emulasi.
Lalu mengapa pada Mac OS X hal tersebut tidak terjadi?
Mac OS X memiliki kemampuan untuk melakukan emulasi warna melalui proses dithering atau pencampuran warna untuk meningkatkan jumlah warna yang dimilikinya.
Kombinasi hardware dan software yang diterapkan Apple membuat LCD 18-bit ini tampak selayaknya 24-bit. Di Mac OS X 10.4 Tiger, proses ini sering mengalami kegagalan ketika fitur "Fast User Switching" diaktifkan. Layar pun akan tampak kebiruan ketika Anda berpindah account dengan cepat menggunakan fitur tersebut. Dan tampaknya kelemahan tersebut telah diperbaiki di Mac OS X 10.5 Leopard.
Adakah solusi untuk Windows dan OS lain?
Mengingat ini merupakan kasus hardware, satu-satunya cara yang paling akurat untuk menampilkan warna seharusnya, adalah menghubungkan MacBook / Pro dengan monitor CRT / LCD external.
Cara lainnya, menjalankan Windows melalui virtualisasi seperti VMware Fusion, Parallels, atau VirtualBox. Karena Mac OS X tetap menjalankan emulasi warnanya pada aplikasi virtual seperti diatas.
Software seperti Color Correction pada NVidia Control Panel tetap dapat membantu Anda, namun jaminan akurasinya tidak 100%.

Apabila Anda memilih menggunakan cara software, cobalah untuk menurunkan intensitas channel warna biru sembari memperhatikan warna abu-abu (gray) agar warna gray tersebut tampak utuh tanpa terkontaminasi warna lain dari channel RGB.
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba


jim @ 17 January 2009 | 5:21 AM
Bagaimana dg perbedaan gamma? Setahuku gamma utk mac default 1.80 dan win default 2.20, ada gak ya pengaruhnya?
Dr. Mac @ 17 January 2009 | 6:47 AM
opsi Gamma merupakan optional.
bagi yang lebih banyak bekerja dibidang grafis, cetak, dan video, disarankan menggunakan Gamma milik Windows (2.2)
karena umumnya mesin cetak dan layar televisi mengalami penurunan brightness
Roels @ 17 January 2009 | 6:31 PM
Maaf, mungkinmasih kurang dong nih, kata-kata … “kalau yg lebih banyak berkerja dibidang grafis, cetak dan video sebaiknya menggunakan gamma milik windows”
maksudnya kalau yg kerjanya banyakn gerafis, cetak dan video mending jangan pake Mac… gitu ya. Koq agak bertolak belakang dengan kata-kata pada artikel diatas yaitu paragraf 2 “aktor warna merupakan salah satu keunggulan dari Apple Mac OS X yang cukup membuat para desainer grafis beralih menggunakan Mac.”
Mohon pencerahannya … TQ
lantis @ 17 January 2009 | 9:43 PM
pantesaann…gw dah pake windows di bootcamp gw, kenapa warnanya ga cerah jika dibandingin di vmware….Gw dah curiga, mgkin windows kaga sinkron ama hardware di mbp.dan ternyata emang bener…
thx atas infonya!http://www.mac.web.id/site/wp-content/plugins/smilies-themer/Phoenity/lol.png
Dr. Mac @ 17 January 2009 | 10:06 PM
@Roels:
Dalam tulisan tersebut menunjukkan bahwa di Mac kita dengan mudah dapat memilih macam-macam Color Profile ataupun Gamma sesuai pekerjaan kita.
Menggunakan Gamma 2.2 juga mampu mengurangi tingkat ‘miss’ pada warna ketika dicetak / ditampilkan pada mesin-mesin yang umumnya masih dioperasikan oleh Windows.
Semoga mendapat sedikit gambaran ya
jim @ 18 January 2009 | 1:35 AM
oo begitu…makasih info nya
erwin15155 @ 19 January 2009 | 8:47 AM
lagi-lagi…
artikel yang sangat mendidik..
thanks
erwin15155 @ 19 January 2009 | 8:47 AM
thanks
toni handoko @ 20 January 2009 | 10:15 AM
apakah hal ini juga terjadi di imac?
coolmac @ 20 January 2009 | 10:44 PM
huh? kirain masalah lcd 18 bit ini cuma untuk mbp yg pertama kali pakai intel coreduo, krn jaman itu saya banyak ikutin kasus apple di sue oleh customer. masak sih udah ke generasi yg unibody masih pakai 18bit. agak keterlaluan sih mengingat kita bayar premium utk product apple dan apple sendiri membukukan keuntungan yg tdk sedikit dr customer spt kita2 ini. tapi kejadian screen yg membiru pernah menimpa unibody saya blm lama ini. restart lagi baru kembali ke color yg wajar.
wahjo @ 22 January 2009 | 3:42 PM
pertanyaan yang sama seperti mas toni handoko..
apa ini jg terjadi di iMac?
[D2R3D2] @ 29 January 2009 | 1:13 PM
hehehe sama aja tetep bingung ngaturnya, kebetulan pake dua os nhe but satu powerbook, dua crt desktop windows.., ada saran yang lain? anyway thx..
jeff @ 04 March 2009 | 10:58 PM
percuma dong klo pake macbook trus pake “lcd cinema” kan sama aja dengan lcd biasa (24bit).
mendingan pake lcd biasa.. ky LG, samsung.. gt an..
sama-sama 24-bit. sama2 ngaco warnanya…
CMIIMW
conrad @ 11 March 2009 | 5:22 PM
maka-nya mending klo pake Mac, OS-nya juga Mac, biar optimal, klo pake Mac trus di isi jendela mending beli lappy yg murmer aja.. yg penting bisa buka jendela….hehehehe
no offense sama yang pengemar jendela peace…..
Ajido-Marujido @ 03 April 2009 | 10:49 PM
bener, sering kelihatan nih kalo warna background biru nya berubah saat logout - login
draftingart @ 23 April 2009 | 9:03 AM
kalo begitu sayang dong pake GPU yang dah canggih
kan yang kepake cuma 18 bit
padahal GPU nya sanggup 24 bit